You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pohon Tumbang di Jl RA Fadillah Berhasil Dievakukasi Petugas
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pohon Tumbang di Jl RA Fadillah Berhasil Dievakukasi Petugas

Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta Timur, Kamis (7/11), memicu terjadinya pohon tumbang di Jalan RA Fadillah, Yonkav 7, Caraka 3 Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo sekitar pukul 14.45. Pohon jenis Mahoni setinggi 15 meter dan diameter 60 sentimeter ini sempat menutupi badan jalan.

"Pohon ini tumbang dan batangnya sempat menutupi badan jalan."

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jakarta Timur, Abdul Wahid mengatakan, pohon Mahoni ini tumbang saat cuaca di wilayah sekitar tengah diguyur hujan deras disertai angin kencang.

Beruntung saat kejadian situasi lalu lintas cukup lengang, sehingga tidak ada pengendara maupun pejalan kaki yang terkena pohon tumbang tersebut.

650 Redkar di Jaktim Uji Ketangkasan dan Kekompakan

"Pohon ini tumbang dan batangnya sempat menutupi badan jalan. Kita gerak cepat untuk melakukan penanganan," kata Wahid.

Untuk melakukan evakuasi, jelas Wahid,  pihaknya mengerahkan satu unit light rescue dengan lima personelnya. Mereka dibantu dari unsur PPSU Kelurahan Kalisari dan warga setempat.

"Pukul 15.20 atau satu jam setelah kejadian, proses evakuasi dinyatakakan selesai," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye5840 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5583 personNurito
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye2052 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2015 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1784 personAnita Karyati